KOMUNIKASI PUBLIK MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KELUARGA DALAM PENANGANAN HUMAN TRAFFICKING DI KABUPATEN INDRAMAYU

SLAMET MULYANA, LEILI KURNIA GUSTINI

Abstract


Pemberdayaan masyarakat dan keluarga merupakan bagian dari upaya penanganan human trafficking yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Upaya tersebut merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan gugus tugas anti trafficking dengan masyarakat sasaran yaitu keluarga buruh migran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi langkah-langkah komunikasi publik yang dilakukan gugus tugas anti trafficking di Indramayu mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasinya termasuk kendala-kendala yang dihadapi di lapangan.
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Indramayu, yang merupakan wilayah dengan jumlah kasus human trafficking terbanyak di Jawa Barat bahkan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kasus sehingga bisa memberikan pandangan yang lengkap dan mendalam mengenai subjek yang diteliti. Subjek penelitian bersifat multi sources, dengan informan kunci sebanyak enam orang yang mewakili birokrat, budayawan, akademisi, dan tokoh masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan keluarga mempertimbangkan kondisi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indramayu sekaligus juga mempertimbangkan pembangunan sumberdaya manusia sesuai visi dan misi pemerintah Kabupaten Indramayu. Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan keluarga dilakukan melalui berbagai penyuluhan dan pelatihan dengan melibatkan partisipasi berbagai pihak seperti LSM, perguruan tinggi, pesantren, tokoh masyarakat, termasuk masyarakatnya sendiri. Evaluasi kegiatan dilakukan secara berkala dan berkesinambungan melalui monitoring oleh instasi terkait dan lembaga independen. Rekomendasi dari temuan lapangan menegaskan bahwa dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan keluarga diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih memperhatikan karakteristik kelompok sasaran, dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi wilayah di mana kelompok sasaran tersebut berada.

References


Buku

Creswell, John W., (1998). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Tradition. New York: Sage Publications Inc. USA

Isbandi, Rukminto Adi. (2012). Pemberdayaan Masyarakat dan Partisipasi Masyarakat. Edisi Revisi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Maxwell, Joseph A. (1996). Qualitative Research Design: An Introduction Approach. London: Sage Publication.

Muhammad, Arni. (2008). Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumu Aksara,

Mulyana, Deddy. (2001). Metode Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial lainnya. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

______________. 2007. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Poloma, Margaret M., 2000. Sosiologi Kontemporer (terj.). Jakarta: Raja Grafindo Persada

Ritzer, George dan Douglas J Goodman. 2009. Teori Sosiologi. Yogyakarta: Kreasi Wacana

Soekanto, Soerjono. 1997. Sosiologi Suatu Pengatar. Edisi ke-4. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Sukirno, Sadono. 1978. Ekonomi Pembangunan; Proses, Masalah dan Kebijaksanaan. Yogyakarta: Petaling Jaya

Susilaningsih dan Agus M. Nadjib, 2004. Kesetaraan Gender di Perguruan Tinggi Islam.

Sumber Lain

Badan Pusat Statistika Kabupaten Indramayu, 2014. Indramayu Dalam Angka Tahun 2014

Badan Pusat Statistika Provinsi Jawa Barat, 2014. Jawa Barat Dalam Angka 2014

Darwin, Muhajir, dkk. 2003. (Living on the Edges) Cross-Border Migration, Trafficking and Sexuality: Case Studies from Southeast Asia.

Imam Rosadi. 2010. “Konsekuensi Migrasi Internasional terhadap Relasi Gender (Studi tentang buruh migran internasional yang pulang dari bekerja di luar negeri di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat)”. Disertasi Universitas Indonesia.

Nurul Herawati. 2010. Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Ekonomi Buruh Migran Perempuan.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Informasi/Puslitfo BNP2TKI, 2012. Laporan Tahunan Kondisi dan Perkembangan Pekerja Migran.

Rizqika Tri Utami dan Sukamdi (2011) yang berjudul “Pengambilan Keputusan Bermigrasi Pekerja Migran Perempuan (Kasus di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo)

Tim Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). 2006 “Bergantung pada Tali Rapuh” Studi tentang Situasi Rentan Yang Dihadapi Buruh migran Perempuan dari Kabupaten Sumenep-Madura, Malang, dan Bojonegoro, Jawa Timur.

Feminis Standpoint, 19 November 2012

www.indramayu.go.id, diunduh 15 September 2013


Full Text: PDF