PENGABAIAN ISU KESEHATAN JIWA DALAM PEMBERITAAN KASUS-KASUS NABI BARU DI INDONESIA - Studi Kasus Intrinsik Pemberitaan Nabi Baru di Media Massa Dalam Jaringan Di Indonesia

HERLINA AGUSTIN, DADANG RAHMAT HIDAYAT

Abstract


Bagi masyarakat Indonesia, agama merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Ada 6 agama resmi yang diakui pemerintah Indonesia, yaitu Islam, Kristen Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan Khonghucu. Dalam Islam, Muhammad adalah nabi terakhir sehingga jika ada yang mengaku nabi baru tentu dianggap sebagai fenomena yang tidak biasa yang menarik perhatian umat Islam dan juga media massa. Karena beririsan dengan agama, media massa cenderung memberitakannya hanya dari pendekatan agama saja, padahal ada aspek lain yang bisa dilihat dari kasus ini.
Riset ini menggunakan pendekatan studi kasus intrinsik dari Stakes untuk mengetahui bagaimana pemberitaan nabi baru di media massa dalam jaringan dari sudut penggunaan Bahasa dan perspektif media. Data dikumpulkan dari 10 media massa sejak 2013 hingga 2016. Berita dipilih dari media massa yang paling banyak dilihat pada isu tersebut.
Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan pendekatan nilai berita, elemen jurnalisme dan kesehatan jiwa. Hasil penelitian ini menemukan bahwa media massa hanya memiliki sedikit perspektif saja, yaitu agama dan kriminal. Padahal sudut pandang kesehatan jiwa menjadi salah satu hal penting yang seharusnya digali lebih dalam oleh media massa.
Pemberitaan yang berperspektif agama dan kriminal dapat menggiring khalayak untuk merundung sang nabi yang pada akhirnya dapat menimbulkan depresi lebih lanjut. Media massa disarankan untuk lebih bijak mencari perspektif dan tidak hanya mencari sensasi untuk kepentingan bisnis.

References


Berger, P. L. and Luckmann, T. (2012), Tafsir Sosial Atas Kenyataan dan Risalah Tentang Sosiologi Pengetahuan [A social interpretation of the reality and a summary of sociology of knowledge], Indonesian version, translated by Hasan Basri, Jakarta: LP3ES

Bertens, K, (2008), Perspektif etika baru, 55 esai tentang masalah aktual [New ethical perpectives, 55 essays on actual problems], Indonesian version, Jakarta: Kanisius

Biagi, S. (2010), Media/impact, pengantar media massa [Media/impact: an introduction to mass media], Indonesian version, Jakarta: Salemba Humanika

Black, J., Steele, B. and Barney, R. (1999), Doing ethics in journalism, a handbook with case studies, Boston: Allyn and Bacon

Changing Minds (2016), Social Representation Theory, retrieved on October 5th 2016 from http://changingminds.org/explanations/theories/social_representation.htm

Lanson, G. and Stephens, M. (1994), Writing and reporting the news, Fort Worth: Holt, Rinehart and Winston, Inc.

Luke, A. (1997). “Theory and practice in critical discourse analysis”. International encyclopedia of the sociology of education, pp. 50-57

NAMI (2016), Early Psychosis and Psychosis, retrieved on October 3rd 2016 from http://www.nami.org/Learn-More/Mental-Health-Conditions/Early-Psychosis-and-Psychosis

News Values, retrieved on October 3rd 2016 from http://faculty.georgetown.edu/bassr/511/projects/letham/final/values.htm

Wodak, R (2007), “What Is Critical Discourse Analysis?”, Forum: qualitative social research, Volume 8, No. 2, Art. 29 – May 2007, retrieved on October 4th 2016 from http://www.qualitative-research.net/index.php/fqs/article/view/255/561


Full Text: PDF