BARON DAUD DI MENARA LOJI (Analisis Wacana Mengenai Kehidupan Sosial Orang Cilayung dan Cileles Jatinangor Sumedang Jawa Barat)

Samson CMS, Prijana Prijana, Fitri Perdana

Abstract


Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi dan pendidikan
orang Cilayung dan Cileles, dan semangat Baron Daud di menara Loji. Metode
penelitian: analisis wacana (discourse analysis). Hasil penelitian: Interaksi sosial
orang Cilayung dan Cileles dengan pihak kampus masih belum optimal. Faktor
pendidikan dan kondisi ekonomi orang Cilayung dan Cileles masih menjadi kendala
dalam melangsungkan interaksinya. Kesimpulan: Baron Daud di menara Loji
Jatinangor merupakan saksi adanya interaksi sosial antara penguasa tanah
perkebunan karet di zaman Belanda dengan orang-orang Cilayung dan Cileles
sebagai pekerja perkebunan. Interaksi sosial mereka berlangsung dengan baik.
Kata Kunci: Baron Daud, Discourse Analysis, Interaksi Sosial, Menara Loji,
Penguasa, Perkebunan Karet.

References


Giddens, A. & Turner, Jonathan H. (1987). Social Theory Today. Alih bahasa: Santoso, Y.

(2008).Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Hutchinson, J. & Smith, A. D. (1996). Ethnicity. New York: Oxford university press.

Purwoko, H. (2008). Discourse analysis. Jakarta, PT. Indeks.

Prijana & Semendison (2005). Metode sampling terapan. Bandung, humaniora.

Ritzer, G. (2011). Sosiological Theory. Alih bahasa: Pasaribu, S. dkk.(2012). Teori sosiologi.

Yogyakarta, Pustaka pelajar.

Soekanto, S. (1982). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta, CV. Rajawali.

Morris, D. (1980). Manwaching: a field guide to human behavior. London, Triad Panther.


Full Text: PDF