KOMUNIKASI POLITIK DAN JAJAK PENDAPAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH

Eko Harry Susanto

Abstract


Komunikasi politik yang mengeksplorasi hasil jajak pendapat tentang popularitas
figure yang bersaing dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi primadona
pemberitaan di era demokrasi dalam komunikasi. Hasil jajak pendapat dipakai
sebagai landasan membangun kredibilitas calon kepala daerah atau calon wakil
kepala daerah yang berupaya mengungguli pesaingnya. Kalaupun hasil jajak
pendapat tidak memberikan makna positif, kelompok – kelompok entitas
pendukungnya akan melakukan pembelaan demi menjaga popularitas dan
keterpilihan. Namun tidak dapat diabaikan, hasil jajak pendapat berbagai lembaga,
menunjukkan adanya perbedaan substansial yang berpotensi menjadi
kontraproduktif. Akibatnya, hasil jajak pendapat tertentu saja yang akan dipakai
sebagai rujukan dalam komunikasi politik para kandidat yang bersaing. Tujuan
penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis komunikasi politik
yang berkaitan dengan jajak pendapat sebagai pendukung fondasi dalam kontestasi
pemilihan kepala daerah langsung. Sedangkan metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kualitatif, dengan dukungan penelusuran teks maupun data
online yang relevan untuk menghasilkan deskripsi terhadap kompleksitas jajak
pendapat dalam pemilihan kepala dearah langsung. Temuan penelitian ini mencakup
tiga hal, yaitu: bagaimana komunikasi politik mampu membangun kepercayaan
publik, bagaimana jajak pendapat sebagai upaya kampanye terselubung, dan
sejauhmana pemilihan kepala daerah langsung berjalan sesjalan dengan
demokratisasi bernegara.
Kata Kunci : komunikasi politik, jajak pendapat, kampanye, pemilihan kepala daerah
dan demokras

References


Arifin, Anwar.(2011). Komunikasi Politik: Filsafat, Paradigma, Teori, Tujuan, Strategi Dan

Komunikasi Politik Indonesia, Yogyakarta : Graha Ilmu

Bowers, John & James Bradac. (1982).”Issues in Communication Theory : A Metatheoretical

Analysis”. In Communication Year Book 5, edited by Michael Burgon, New

Brunswick.NJ: Transaction

Cangara, Hafied.(2009). Komunikasi Politik: Konsep, Teori, dan Strategi. Jakarta: PT. Raja

Grafindo Persada

Denzin, Norman K., & Yvonna S. Lincoln (Ed), (2009). Handbook of Qualitative Research.

Second Edition, Sage publications, Inc.

Eriyanto.(1999). Metodologi Polling. Bandung : Penerbit P.T. Remaja Rosda Karya.

Gudykunst, William B and Bella Mody. (2002). Handbook of International and Intercultural

Communication, Thousand Oaks CA :Sage Publications

Harian Kompas (2016) “Tajuk Rencana : Komunikasi Elite Politik”, halaman 6, Rabu, 2

November 2016

Huntington, Samuel P. (2001).Gelombang Demokrasi Ketiga, Jakarta : Penerbit Grafiti.

International IDEA.(2000). Penilaian Demokrasi di Indonesia : Pengembangan Kapasitas

Seri 8, Forum untuk Refomasi Demokratis, International IDEA - Lembaga

Internasional untuk Bantuan Demokrasi dan Pemilu, Jakarta, Sweden : Ameepro

Graphic Design and Printing

Koentjaraningrat, (1993). Metode – Metode Penelitian Masyarakat, Jakarta : Penerbit

Gramedia.

Krans S and David D. (1976). The Effect of Mass Communication Political Behavior,

Pennsylvania : State University Press.

Littlejohn, Stephen W.(1998). Theories of Human Communication, Eight Edition, Australia

: Thomson- Wadsworth

Mc.Nair, Brian.(2011). An Introduction To Political Communication, Fifth edition, London

and New York : Routledge - Taylor and Francis

Nimmo, Dan .(2006).Political Communication and Public Opinion in America, atau

Komunikasi Politik : Komunikator, Pesan dan Media, Cetakan kedua, terjemahan

Tjun Surjaman, Bandung : Remaja Rosda Karya.

Noel-Neumann , Elizabeth .(1973). Return to the Concept of Powerfull Mass Media, Studies

of Broadcasting 9.

Rauf, Maswadi dan Mappa Nasrun.(1993).Indonesia dan Komunikasi Politik, Jakarta :

Penerbit Gramedia Pustaka Utama

Susanto, Eko Harry. (2010). Komunikasi Manusia: Esensi dan Aplikasi dalam Dinamika

Sosial Ekonomi Politik, Jakarta, Penerbit Mitra Wacana Media, 2010.

Siregar, Ashadi.(1996). Polling Pendapat Dan Masyarakat Politik, Makalah dalam Diskusi

Polling Oleh Media Massa di Litbang Kompas, Jakarta 12 November 1996.

Surbakti, Ramlan. (1992). Memahami Ilmu Politik, Jakarta : Penerbit Gramedia Widya

Sarana

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan

Walikota Menjadi Undang-Undang

Venus, Antar. (2004). Manajemen Kampanye. Bandung: Penerbit PT. Remaja Rosdakarya

Dokumen Lain

http://bangka.tribunnews.com/2016/08/19/rustam-sebut-demokrat-merapat-ke-pdip-ia-juganaksir-molen

http://www.jejamo.com/bung-adi-bakal-calon-kepala-daerah-mesuji-cari-dukunganparpol.html

http://news.rakyatku.com/read/22877/2016/10/04/hasil-survei-terbaru-lsi-untuk-pilkada-dkijakarta-2017

http://megapolitan.kompas.com/read/2016/10/12/11411131/melihat.hasil.survei.pilkada.dki.2

dari.tiga.lembaga?page=all

http://www.beritasatu.com/blog/tajuk/4999-tindak-tegas-penebar-kebencian.html

http://berita.suaramerdeka.com/pemilu-serentak-tiga-pilar-disimulasikan-mulai-2024/

http://poskotanews.com/2016/09/27/pilgub-banten-rano-emas-unggul-di-survei-wh-andhikaberbagi-wilayah/

http://www.tangerangnet.com/2016/07/elektabilitas-wahidin-halim-akan-terus.html


Full Text: PDF