PERPUSTAKAAN (Media Penanaman Modal Asing Di Perguruan Tingg

Luki Wijayanti, Heru Nugroho, Wisma Nugraha Christianto Richardus

Abstract


Keberadaan Corner di berbagai Perpustakaan perguruan tinggi merupakan
representasi pemerintahan asing di perguruan tinggi. Keberadannya tersebut
menyingkap pelanggaran etika yang dilakukan oleh berbagai komponen di
perguruan tinggi. Dominasi pimpinan terhadap pengelola perpustakaan
memarjinalkan pustakawan yang mengemban kode etik pustakawan dan
bertanggungjawab terhadap distribusi informasi kepada sivitas akdemika perguruan
tinggi. Melalui area di dalam perpustakaan, pimpinan perguruan tinggi mendapatkan
sponsor untuk pengembangan koleksi dari pemerintah asing, sedangkan sponsor
mendapatkan media sebagai saluran menanamkan modal intelektual pada benak
anak muda Indonesia melalui koleksi dan aktivitas-aktivitas di dalam
perpustakaan.Penelitian yang menggunakan metode kualitatif ini menemukan bahwa
perpustakaan telah dimanfaatkan sebagai media yang memediasi penyebaran
ideologi, produk dan kepentingan asing di perurguan tinggi.Dengan perspektif
Marshall McLuhan tentang media, tulisan ini menyimpulkan keberadaan corner di
perpustakaan yang disponsori oleh pemerintah luar negeri sebagai bentuk
komodifikasi “audience”. Konsep kunci yang dipakai untuk menjelaskan fenomena
ini adalah media dan mediasi yang menjelaskan tentang bagaimana perpustakaan
dijadikan media oleh pemerintah luar negeri untuk memediasi distribusi ideologi dan
produknya kepada khalayak perguruan tinggi.
Kata kunci: commodification, library studies, media.

References


Applegate, R. (2009). The Library is For Studying: Student Preferences for Study ., (p. 77).

Associations, A. L. (1996). Intellectual Freedom Manual.

Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital: Handbook of Theory and Research for the

Sociology of Capital. . New York: Greenwood Press.

Bryman, A. (2008). Social Research Methods. 3rdEdition. New York: Oxford University

Press .

Clayton, P. &. (2001). Managing Information Resources in Libraries: Collection

Management in Theory and Practice. London: Library Association Publishing.

Cunningham, H. V. (2012). Learning Space Attributtes: Reflections on Academic Library

Design and Its Use . Journal of Learning Spaces 1 (2) , 1-6.

Danesi, M. (2012). Pesan, Tanda, dan Makna. Yogyakarta: Jalasutra.

Embassy, U. (2014). American Spaces. Retrieved November 2, 2016, from American Spaces

Partners Handbooks:

https://americanspaces.state.gov/home/sites/default/files/images/AmericanSpacesPartners-Handbook.pdf

Evans, E. (2000). Developing library and information center collections. 4th ed. . Colorado:

Libraries unlimited.

Gayton, J. T. (2008). Academic Libraries: "Social" or "Communal?" The Nature and Future

of Academic Libraries. 34 (1) . Journal of Academic Librarianship , , 60- 66.

Herman, E. a. (1988). Manufacturing Consent : the Political Economy of the Mass Media.

USA: Pantehon Books.

Jakarta, U. S. (2004). American Corner: Syarif Hidayatullah State Islamic University

Jakarta., (p. 51).

Johnson, P. (2009). Fundamentals of collection development and management, 2nd edition.

Chicago: American Library Association.

Kent, F. &. (2003). How to Become a Great Public Space. American Libraries , 34 (4) , 72-76.

Leonard, M. (2002). Public Diplomacy. London: The Foreign Policy Centres.

McLuhan, M. (1964). Understanding Media: the extensions of man. London: Oxford

University Press.

Mosco, V. (2009). Political Economy of Communication. London: Sage Publication.

US Embassy, J. (2016, November Wednesday ). American Crner Indonesia. Retrieved

November 2, 2016, from american-corners-indonesia:

https://id.usembassy.gov/education-culture


Full Text: PDF