KONTRIBUSI PERPUSTAKAAN DESA DAN PERPUSTAKAAN MASYARAKAT DALAM PENDISEMINASIAN SUMBER-SUMBER INFORMASI BUDAYA LOKAL

Pawit M Yusup, Yunus Winoto, Diah Sri Rejeki

Abstract


Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki catatan yang mengandung nilai budaya dan
sejarah lokalnya. Catatan-catatan itu tersimpan dalam berbagai situsbudaya masa lalu
dan sebagian sudah direkam dalam bentuk media cetak maupun elektronik. Salah satu
media dimaksud adalah naskahkuno, yang sebagian besar masih tersimpan di berbagai
tempat dan belum dikelola secara memadai. Di Jawa Barat saja, misalnya, ada di
Cirebon, Sumedang, Cianjur, Garut, Bogor, Tasikmalaya, Ciamis, dan tempat-tempat
lainnya yang sekarang banyak dikunjungi warga masyarakat dalam kegiatan wisata
ziarah dan keagamaan. Informasi dan sumber-sumber informasi tentang itu semua,
sebagian sudah dibukukan atau direkam secara ekektronik. Sementara itu, sebagai
institusi yang salah satu tugasnya adalah mengelola informasi dan sumber-sumber
informasi berbasis cetak dan rekam, termasuk sumber-sumber informasi mengenai
budaya lokal, yakni perpustakaan desa dan perpustakaan lain yang ada di desa, belum
berperan banyak dalam pengelolaan pendiseminasian kepada masyarakat luas.
Penelitian ini mengkaji secara observatif keberadaan perpustakaan desa dan
perpustakaan lain yang ada di desa terkait peranannya dalam mendiseminasikan
informasi dan sumber-sumber informasi dimaksud, kepada masyarakat luas. Idealnya,
perpustakaan desa dan perpustakaan masyarakat yang ada di desa, bisa ikut
berpartisipasi dalam mendiseminasikan informasi dan sumber-sumber-sumber informasi
dimaksud, kepada masyarakat luas.
Kata kunci: Sumber informasi, Budaya lokal, Perpustakaan Desa.

References


Bailey, Kenneth D. (1987). Methods of Social Research. Third Edition. Free Press, New York.

Fokus Jabar.com (2016). “Merawat 100 Naskah Kuno di Rumah Budaya Nusantara”. Fokus

Jabar.com. Diakses tanggal 26 Januari 2016.

FOKUS Jabar.com (24 Januari 2016).“Dikemukakan sedikitnya ada lebih dari 100 naskah

berusia ratusan tahun tersimpan rapih di dalam Rumah Budaya Nusantara

Pesambangan Jati Cirebon”. FOKUS Jabar.com (Diakses tanggal 24 Januari 2016).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2014). Buku Data PAUDNI 2014. Kementerian

Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Non

Formal, dan Informal, Sekretariat Direktorat Jenderal PAUDNI.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2014). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal, dan Informal, Sekretariat

Direktorat Jenderal PAUDNI.

Mulyana, Deddy, (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi

Dan Ilmu Sosial Lainnya. Cetakan kedua. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Negarakretagama. (ny). Available at: https://id.wikipedia.org/wiki/Kakawin_ Nagarakretagama.

Diakses tanggal 23 September 2016

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 17 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan

Perpustakaan

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 17 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan

Perpustakaan

Rahmat, Jalaluddin (1993). Psikologi Komunikasi, edisi revisi. Bandung, Remadja Rosdakarya.

Schutz, Alfred, (1967). Editor George Walsh dan Frederick Lehnert. The Phenomenology of the

Social World. Northwestern University Studies in Phenomenology & Existential

Philosophy. Illinois, Northwestern University Press.

Susanto, Astrid S. (1985). Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial. Bandung, Binacipta.

Undang-undang Negara Repuplik Indonesia Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Undang-undang Negara Repuplik Indonesia Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1990 Tentang Serah-Simpan Karya Cetak

Dan Karya Rekam.


Full Text: PDF