BUDAYA PATRIARKIS DALAM PENCALONAN ANGGOTA LEGISLATIF PADA PEMILIHAN LEGISLATIF 2014 (Studi pada PDIP, Partai Nasdem dan PKS Kota Bandar Lampung)

Dian Septi Delpia, Robi Cahyadi K

Abstract


Women actually have the same role (equivalent) with men, including in the political life, one is to be a
member of the legislature. But the reality is suspected that the culture of patriarchy in the nomination of
members of the legislature is still a barrier for women as it is still dominated by men, so the impact on
the unfulfilled quota of 30% representation of women in legislative institution.The purpose of this study
was to determine patriarchal culture in the Legislative Candidacy on Legislative Elections Year 2014
on PDIP, PKS Nasdem Party of Bandar Lampung. The method used is descriptive, qualitative approach.
Results of research indicate that the patriarchal culture is actually not a barrier to legislative women
candidates on PDIP, PKS Nasdem Party of Bandar Lampung in the Legislative Candidates in Legislative
Elections 2014. It is based on the description of the respondents generally indicate that the political
parties do not restrict women running for legislative candidates and to provide equal opportunities for
women to participate actively in politics face of the legislative elections year 2014.
Keywords: Patriarchal Culture, Legislative Elections

References


Almond, Gabriel A. dan Verba, Sidney. 1990.

Budaya Politik, Tingkah Laku Politik dan

Demokrasi di Lima Negara. Bina Aksara. Jakarta.

Arivia, Gadis. 2004. Filsafat Bersperskpektif

Feminis.Yayasan Jurnal Perempuan. Jakarta.

Bhasin, Kamla. 1996. Menggugat Patriarki:

Pengantar tentang Persoalan Dominasi

terhadap Kaum Perempuan, (terjemahan).

Yayasan Bentang Budaya dan Yayasan

Kalyanamitra, Yogyakarta.

Budiardjo, Miriam. 2000. Dasar-Dasar Ilmu

Politik. Penerbit PT. Gramedia Pustaka

Utama.

Jakarta. 2000. Partisipasi dan Partai Politik.

Sebuah Bunga Rampai. Yayasan Obor

Indonesia. Jakarta.

El Sadaawi, Nawal, 2001. Perempuan Dalam

Budaya Patriarki, Pustaka Pelajar,

Yogyakarta.

Fakih, Mansour. 2004. Analisis Gender dan

Transformasi Sosial. Pustaka Pelajar.

Yogyakarta.

Firmanzah. 2008. Marketing Politik. Antara

Pemahaman dan Realitas. Yayasan Obor

Indonesia. Jakarta.

Haryanto, 1998. Partai Advokat. Wacana

Keberpihakan dan Gerakan. Klik Jogjakarta.

Hermawan, Eman dkk. 2004. Partai Advokat.

Wacana Keberpihakan dan Gerakan. Klik_R

Jogjakarta.

Hikam, Muhammad A.S. 2002. Politik

Kewarganegaraan, Landasan

Redemokratisasi di Indonesia. Penerbit

Bentara. Jakarta.

Moleong, Lexy J. 2005. Metode Penelitian

Kualitatif. Rosda Karya Bandung.

Murniati, 2004. Media dan Gender. Ford

Foundation dan LP3Y. Yogyakarta.

Rahman, Arifin. 2002. Sistem Politik Indonesia.

SIC. Surabaya.

Surbakti, Ramlan. 1992. Memahami Ilmu Politik.

PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta

Peraturan Perundangan

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 Tentang

Pemilihan Umum Anggota Dewan

Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah

dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang

Pemilihan Umum

Dokumen & Skripsi

Darmastuti, Ari. 2001. Gender dalam Pembuatan

Keputusan Keluarga dan Masyarakat.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Universitas Lampung. (Bahan Ajar).

Dercellina, Susan. 2009. Strategi Kampanye

Calon Anggota Legislatif Perempuan pada

Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan

Propinsi Lampung. Skripsi. FISIP Universitas

Lampung.

Pribadi, Hastato. 2011. berjudul Orientasi

Politik Aktivis Perempuan LSM Damar

LSM Sekar Sewu Pada Pemilihan Walikota

Bandar Lampung Tahun 2010. Skripsi. FISIP

Universitas Lampung.


Full Text: PDF